Amelia's blog

Transaksi Retur Penjualan di MYOB


Kalau di tinjau dari buku-buku akuntansi yang beredar bahkan di dalam Prinsip dan Standar Akuntansi Keuangan menjelaskan kalau terjadi Retur Penjualan akan dijurnal :
  • Debit : Retur Penjualan
  • Kredit : Piutang Usaha/Kas
  • Debit : Persediaan
  • Kredit : Harga Pokok Penjualan
Tapi dikarenakan mengikuti default dari MYOB, maka akun Retur Penjualan tersebut ditiadakan. Padahal ada cara yang bisa dilakukan dengan tetap menampilkan akun Retur Penjualan untuk setiap transaksi retur penjualan tersebut tanpa harus menghilangkan akun tersebut.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu :
  1. Mencatat transaksi retur penjualan seperti biasa dengan men-debit akun penjualan.
    Artinya, setiap transaksi retur penjualan dicatat dari menu Sales> Enter Sales> Layout Item>pilih item yang di retur, lalu isikan quantity di kolom ship dengan nilai minus, dst… dari transaksi ini akan dijurnal :
    Debit PENJUALAN dan
    Kreditnya adalah Piutang/Kas.
    Dengan hal ini yang muncul di buku besar adalah akun penjualanyang berada di posisi Debit. Selanjutnya supaya akun retur penjualan terisi, maka di akhir periode kita tinggal jumlahkan berapa nilai transaksi di posisi debit di akun Penjualan. Dari jumlah nilai tersebut barulah di buatkan jurnal balik (reclass) dengan jurnal :
    Debit : Retur Penjualan
    Kredit : Penjualan (sebesar jumlah debit buku besar penjualan)
  2. Cara lain yang bisa dilakukan adalah :
    Membuatkan satu item dengan nama Retur Penjualan dan di hubungkan dengan akun Retur Penjualan dengan mengaktifkan pilihan I Sell This Item.
    item-retur-penjualan
    Selanjutnya setiap transaksi retur penjualan diisikan dengan cara :
    Memilih barang yang di retur dengan mengisikan kuantitasnya minus, tapi harganya di kosongkan. Untuk hal ini otomatis akan dicatat Persediaan bertambah (Debit) dan HPP berkurang (Kredit)
    Selanjutnya dibawahnya isikan item Retur Penjualan dan isikan amount sebesar nilai returnya. Untuk hal ini akan otomatis dijurlan : Debit Retur Penjualan dan Kredit Piutang Usaha.
Berikut ini ilustrasinya :
retur-penjualan

jurnal-retur-penjualan
Sekian,, smoga membantu . :))

Setting Awal Myob

Pada awal kita buka program Myob, maka akan diperlihatkan sebuah tampilan dengan beberapa pilihan yang disediakan. Untuk selanjutnya kita akan membuat file untuk perusahaan bar, langkahnya sebagai berikut :
1. Pilih Create, kemudian akan tampil gambar sebagai berikut.

2. Klik next saja, karena itu adalah informasi awal program Myob.
3. Langkah berikutnya adalah isi data perusahaan, termasuk nama Perusahaan, alamat, No. Telepon, Fax dam Email, lalu klik Next.
4. Langkah berikutnya adalah setting periode Akuntansi.
Untuk setting diatas, anda harus pastikan settingan tahun benar yaitu 2008 dan settingan bulan juga harus tepat yaitu di akhiri bulan desember pada Last month of financial (bulan akhir periode akuntansi) serta bulan Januari pada Conversion Month(bulan awal periode akuntansi). Karena kalau anda sala, makapada waktu menjurnal nantinya akan berpengaruh. Kemudian klik Next.
5. Maka akan tampil informasi yag telah di set tadi. Pada tahap ini cukup klik Nextsaja.
6. Pada langkah ini anda diperlihatkan 3 pilihan untuk memilih Perkiraan.
Pilihan pertama = bila menggunakan perkiraan dari program Myob
Pilihan kedua = bila ingin mengimpor perkiraan dari perusahan lain / file lain
Pilihan ketiga = bila ingin membuat sendiri perkiraan tersebut.
Anda boleh memilih apa saja, karena nantinya akan anda set juga perkiraannya, standarnya pilih saja No. 1 lalu klik Next.
7. Kemudian silahkan jenis Perusahaan anda, dan type bisnis dari perusahaan tersebut. Ini pun boleh anda abaikan, lalu klik aja Next.
8. Pada langkah ini tentukan tempat penyimpanan file anda.
Setelah itu, silahkan klik Next. maka tampil proses dari settingan awal file anda.
9. Kemudian pada pilihan terakhir , pilih Command Center.
10.Setelah anda klik Command Center maka akan muncul tampilan awal file anda seperti gambar dibawah ini :

Demikian lah permulaan pembuatan file di myob, smoga membantu :D

sumber :http://masprim.wordpress.com/akuntansi/setting-awal-myob/

MYOB (Mind Your Own Business)


MYOB merupakan aplikasi akuntansi yang sudah baku dan tidak bisa di modifikasi. Lebih dari 1juta pengguna MYOB di dunia menggunakan aplikasi yang sama. Sehubungan dengan perbedaan jenis perusahaan dan kebiasaan penyajian laporan yang diinginkan oleh masing-masing perusahaan sehingga perusahaan perlu menyajikan laporan tersendiri. Laporan yang diinginkan tersebut tidak dapat diperoleh di laporan yang sudah disediakan oleh MYOB. Padahal kalau dilihat dari sumber data sebenarnya itu sudah tersedia di dalam database MYOB.

Solusinya adalah dengan menghubungkan database MYOB (File.MYO) dengan aplikasi lainnya dan memodifikasi laporan yang berasal dari sumber data MYOB. Dengan aplikasi tambahan tersebut kita bisa membuat desain report sendiri, membuar query atau bahkan membuat coding tersendiri terpisah dari database MYOB dan tidak mengganggu database program MYOB.

Supaya database MYOB bisa dibaca oleh aplikasi lain di luar MYOB, maka anda harus menggunakan Key ODBC Read (dibeli dengan harga terpisah) atau anda membeli aplikasi MYOB Business Intelligence (sudah mendapatkan key ODBC secara langsung). Dengan ODBC Key kita bisa membaca semua database (source table) yang ada di File.MYO

Sebagai contoh yang paling mudahnya adalah menghubungkan database MYOB dengan aplikasi database dari Microsoft Office yang kita kenal dengan Ms. Access. Dengan menghubungkan File.MYO ke File.MDB maka semua data yang ada di MYOB akan link ke File.MDB dan kita bisa membuat desain table baru lagi untuk melengkapi table yang sudah ada di MYOB. Membuat Form isian baru. Membuat Laporan baru dan lainya. Tapi anda harus menguasai bagaimana mendesain form dan reports di Microsoft Access.

Lain halnya dengan MYOB Business Intelligence. MYOB Business Intelligence adalah software paket (jadi) yang dibuat oleh Interactive Reporting (Australia). Dengan aplikasi tersebut kita bisa menganalisa pembelian, penjualan, bahkan bisa menampilkan grafik, pivot table dan analisa berdasarkan sorting (filter) yang kita inginkan. Tampilan MYOB Business Intelligence disajikan di Internet Explorer.

Kelebihan dari MYOB Business Intelligence:

  • Lebih cepat karena bekerja secara offline dengan data MYOB yang sebenarnya
  • Manual Update untuk bisa memperoleh data yang update harus dilakukan sendiri.
  • Auto Update setiap beberapa menit/jam yang sudah di tetapkan (tersedia fasilitas tersebut di tipe Business Intelligence tertentu).
  • Laporan Grafik
  • Laporan Pivot Table
  • Bisa Send to Excel yang tampil lebih cepat dan lebih rapi
  • Tampil di Internet Explorer
  • dll